'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Idea
Home » Idea
Urgensi ‘Aisyiyah Memenuhi Undangan Raja Salman
22 April 2017 14:05 WIB | dibaca 609
oleh: Aisyiyah

Belum lama ini Áisyiyah memenuhi undangan dari Raja Arab Saudi,  Salaman bin Abdulaziz al-Saud dalampertemuan bersama 34 ulama danorganisasi Islam se-Indonesia. Pertemuan diselenggarakan pada tanggal 2 maret 2017 yang berlangsung di Istana Merdeka Jakarta bersama Presiden Joko Widodo.  Dalam pertemuan ini ‘Áisyiyah diwakili oleh Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, M.Ag., ketua PP ‘Aisyiyah yng merupakan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Secara umum terdapat tiga kesimpulan dalam pertemuan tersebut. Pertama, mengenai misi perdamaian. Kedua, terkait kerja sama di dua bidang. Ketiga, kesamaan akidah. Raja Salman menyebut hubungan Indonesia dan Saudi Arab diikat oleh akidah yang sama. Sang raja mengimbau agar solidaritas di Indonesia selalu terjaga.

Sebagai sebuah organisasi, ‘Aisyiyah terbukti semakin besar dan kuat. Saat ini , ‘Aisyiyah bekerja di 34 provinsi, 442 kabupaten, 2611 kecamatan, 7548 desa/ kelurahan di seluruh Indonesia, serta 2 cabang khusus di Mesir, Belanda, dan Malasyia. Tak hanya itu, ‘Aisyiyah telah memiliki 15.000 amal usaha pendidikan anak usia dini, amal usaha pendidikan dasar dan menengah; 13 pendidikan tinggi; 568 koperasi; 1,029 Bima Usaha Ekonomi Keluarga (1029);dan amal usaha di bidang kesehatan yang dikelola Muhammadiyah- ‘Aisyiyah berupa 87 Rumah Sakit Umum, 16 Rumah Sakit Ibu dan Anak,70 Rumah Sakit Bersalin, 106 Balai Pengobatan, 20 Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), 76 BKIA, 105 Rumah Bersalin, 200 Panti Asuhan, Panti Difabel, serta Posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sejumlah lembaga donor internasional yang saat ini bekerja sama dengan ‘Aisyiyah di antaranya adalah Aia Foundation, UNICEF, Global Fund for Children, Family Health International, John Hopkins University, danAdvance Family Planning.  Sebagai organisasi sosial yang bekerjasama dengan pemerintahan, ‘Aisyiyah mendatangani MoU dengan dua lembaga nasional, yaitu (1) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), (2) Departemen Kesehatan tentang program perilaku hidup yang bersih dan higenis, Program Siaga, dan program Kesehatan reproduksi.

Shared Post:
Arsip
Idea Terbaru
Berita Terbaru